this site
Inject Modem Mobi Ke Smart
1. Pertama-tama tentu saja kita harus memiliki Modem Pantech px 500 yang dikeluarkan oleh mobi.(g punya?? beli dulu atuh)

2. Kita hrs memiliki No Smart yang masih aktif (klo dah g Aktif buang aja.. he3X), kita daftarkan paket unlimited silver. dan yang pasti kita harus tau MIN dan ESN Number no Smart kita.--dalam hal ini ada banyak referensi, tapi yang paling mudah adalah tentu saja pergi ke cs Smart dan tanya MIN dan ESN Number-nya--

Setelah kedua hal itu ada maka saatnya beraksi....

Yang akan kita lakukan pertama adalah meng-upgrade Pantech PX 500 ke PC 5750. Caranya...
1. Download Software-nya dulu disini..
2. setelah di downoad jalankan software-nya dan akan terlihat sepreti ini...


unlock mobi ke smart


pasang modem anda dan pastikan modem tidak terkonect ke internet....
klick "Step 1" tunggu beberapa lama kemudian klik next...

unlock mobi ke smart


klik "step 2" dan anda akan menginstal QickLink Mobile sekaligus Driver PC 5750...
anda telah berhasil meng-upgrade Pantech PX 500 ke PC 5750. menuju ke langkah berikutnya..

berikutnya kita akan mem-back up file di modem mobi kita...
1. Downlload dan instal QPST disini...
2. hehehe hampir lupa rubah Port Pantech px 500/PC 5750 anda ke COM1 atau COM2. caranya tinggal ganti properties-nya di device manager...

unlock mobi ke smart


unlock mobi ke smart


unlock mobi ke smart


Setelah Pantech PX 500 ter-upgrade ke PC5750 dan file ter-back up, Saatnya kita merubah MIN dan ESN Mobi Dengan Smart.
1. Download CDMA Workshop+Crack Disini... oia sebelum anda meng-ekstrak rar-nya pastikan anda mematikan anti virus anda. hehe maklum Crack. ekstrak dan jalankan CDMA Workshop+Crack
2. Rubah Port menjadi COM1 atau COM2 dan klik Connect. (pastikan modem anda tidak terkoneksi dengan apapun, karena jika iya maka CDMA Workshop+Crack anda tidak akan bisa terkoneksi.


unlock mobi ke smart
3. Setelah modem terkoneksi dengan CDMA Workshop+Crack maka kita bisa meng-klik read. dan... terlihat semua data yang kita inginkan. oia pastikan anda men-save data anda agar bila terjadi kesalahan, anda bisa dengan mudah mengembalikannya.
4. Ke menu Nam dan rubahlan beberapa data seperti ini :

unlock mobi ke smart
terakhir klik write dan kembali ke main menu dan disconnect...

langkah berikutnya adalah membaca dan menulis A key
1. download dan instal software-nya disini..
2. jalankan a key reader dan ubah port menjadi COM1 atau COM2
3. masukan ESN Smart dan klik "Write A-key after generation"

unlock mobi ke smart


anda telah berhasil merubah Mobi menjadi Smart..

langkah berikutnnya adalah...
jalankan alltel QickLink Mobile dan Connect dengan Acces data Evdo 1x...
0 komentar
Inject Blackberry CDMA (Dicoba dii Blackberry gemini 8530)
Berikut ini cara inject Blackberry CDMA menggunakan kartu Smart Telecom


Persiapan

1. Kartu perdana SMART , beli di Galeri Smart

2. Waktu beli minta info AKEY (26 digit) sama MIN ( 10 digit tanpa 510009 ya )

3. Download dan Install QPST

4. Blackberry Desktop Manager last version

5. File PRL EVDO Smart Telecom (PRL ID 10009)

6. Dial ##000000 untuk cek CDMA Service Edit Screen

7. Dial *4357# untuk informasi ESN

8. Network Mode pada Blackberry di set 1XEV
Options -> Mobile Network -> Network Mode -> 1XEV


Step by Step

1. Jalankan Blackberry Desktop Manager

2. Konek Blackberry ke PC

3. Pastikan Blackberry terhubung dengan Blackberry Desktop Manager (indikasi ‘Device Connected’ dengan PIN perangkat Blackberry)

4. Pastikan pada device manager terdapat RIM virtual port
control panel -> system -> Hardware -> device manager -> ports (com&LPT) [winxp]
COM port dapat berbeda pada setiap PC

5. Jalankan QPST Configuration

6. Pilih tab Ports

7. Pilih ‘Add New Port’, kemudian pilih port sesuai dengan yg tertera pada
control panel -> system -> Hardware -> device manager -> ports (com&LPT)
[gunakan virtual port terbesar]
Langkah ini (Add New Port) hanya dilakukan pada instalasi pertama, untuk port yang sudah pernah ditambahkan di QPST tidak perlu melakukan langkah ‘Add New Port’ ini.

8. Perangkat yang terhubung akan terdeteksi secara otomatis oleh QPST

9. Lalu pilih tab Start Clients -> Service Programming

10. Tekan ‘OK

11. Pilih Chipset SURF6300-Blackberry pada window Select Base Model
Tekan ‘OK
Tidak berlaku untuk QPST versi 2.7 build 301

12. Pilih Read From Phone kemudian masukkan Service Programming Code (SPC)
Tekan ‘OK’

13. Pada tab ‘CDMA’ masukkan parameter sebagai berikut:
a.Directory #: MDN tanpa angka ‘0’
b.MCC: 510 (country code)
c.11_12(MNC): 09 (network code)
d.IMSI_S: MIN (10 digit)

14. Pada tab ‘System’, kemudian isi parameter SID dengan 10608 dan NID dengan 65535.
Tekan ‘OK

15. Set Preferred Mode, Band Preference, dan Roam Preference menjadi Automatic

16. Pilih tab ‘Roam

17. Pilih tab ‘Browse’, arahkan direktori tempat dimana file EVDO IS683C-10009 tersimpan
Tekan ‘Open

18. Lanjutkan ke tab ‘M.IP’ dan pada Mobile IP Behavior pilih Simple IP Only

19. Pastikan User Profile kosong (hapus user profile yang ada)

20. Lanjut ke tab ‘PPP Config

21. Pilih sub tab ‘Um’ dan isi pada kolom
User ID: MDN@SIPsmartblackberry.com
Tethered NAI: MDN@modem.SIPsmartblackberry.com
Klik Default Values
Hilangkan tanda centang pada pilihan Req PW enc

22. Pilih sub tab ‘AN

23. Masukkan pada kolom User ID dengan MDN@evdo.SIPsmartblackberry.com
Klik Default Values
Hilangkan tanda centang pada pilihan Req PW enc

24. Pastikan semua tab sudah terisi dengan benar, kemudian klik ‘Write to Phone

25. Pilih ‘No’ pada notifikasi “The model of phone on COM Port has changed. Do you wish to close this connection?

26. Tunggu sampai proses penulisan selesai

27. Pilih ‘OK’ jika muncul Pop-up “NV Write Error
Notifikasi ini tidak muncul pada QPST versi 2.7 build 301

28. Pilih ‘OK’ pada notifikasi “Phone no longer detected

29. Setelah proses penulisan parameter selesai, tutup aplikasi QPST dengan menekan tombol [X] lalu pilih ‘No’ ketika muncul notifikasi “Save changes to xxxxxx?

30. setelah beres cabut BB dari PC


Aktifasi BB

1. Tekan tombol power Blackberry

2. Tunggu dan pastikan Blackberry sudah dalam kondisi menyala

3. Pilih ‘Remind Me Later’ pada pilihan Setup Wizard (klo gak muncul lanjut ajah)

4. Dial ##SPC (000000 untuk Verizon)

5. Muncul tampilan ‘CDMA Service Edit Screen

6. Lihat pada baris Blackberry Registration Id, jika sudah 10608 tidak perlu lagi melakukan langkah dibawah ini. Selain itu, lanjutkan langkah dibawah ini.

7. Ubah Blackberry Registration Id dengan menekan tombol Menu (lambang BB)

8. Pilih Edit ‘BB Reg ID

9. Arahkan kursor pada angka yg tertera dibawah ‘BB Reg Ids in list

10. Tekan menu (lambang BB)

11. Pilih ‘Delete

12. Isi Blackberry Registration Ids baru dengan ‘10608

13. Tekan menu (lambang BB)

14. Pilih ‘Save

15. Tekan menu (lambang BB)

16. Pilih ‘Close

17. Scroll kebawah pada CDMA Service Edit Screen sampai pada baris A-KEY

18. Masukkan A-KEY (26 digit)

19. Tekan menu (lambang BB)

20. Pilih ‘Save

21. Device akan restart secara otomatis

22. Tunggu hingga proses restart selesai

23 .Pilih ‘Remind Me Later’ pada pilihan Setup Wizard (klo gak muncul lanjut ajah)

24. Tekan menu (lambang BB) pilih ‘Manage Connection

25. Beri tanda centang pada pilihan ‘Mobile Network

26. Pastikan indikator sinyal sudah muncul yang menandakan Mobile Network sudah aktif.

27. Lakukan tes panggilan ke 881. Outgoing dan incoming untuk memastikan proses inject telah sukses

28. Cek pulsa dengan dial *999, minimal sisa pulsa Rp 10.000,- untuk dapat menikmati layanan BIS Smart
0 komentar
Memindahkan contack telp dari nokia 9500 symbian 60 ke blackberry
MS Outlook adalah aplikasi Personal Information Manager milik Miscosoft Windows yang salah-satu fungsinya adalah untuk menyimpan kontak. Mungkin karena Microsoft Windows memiliki pangsa pasar sistem operasi PC terbesar di dunia, dijadikan alasan para pabrikan ponsel menanakan fungsi sinkronisasi yang kompatibel dengan MS Outlook.

Jadi, ketika ponsel Anda sudah disinkronkan datanya ke MS Outlook maka dengan mudah Anda juga bisa memindahkan data tersebut ke ponsel lain. Ini contoh cara memidahkan data phonebook Nokia ke Blackberry.

1. Install Nokia PC Suit, bisa dari CD maupun dapat didonwnload secara gratis di www.nokia.co.id.

2. Aktifkan menu synchronize, dan plih "setting"

3. Pada Tab ini silahkan centang jenis data yang ingin anda synchronize
kemudian pindah ke tab pada tab Microsoft Outlook dan pastikan anda sudah mempunyai profil pada Outlook yang dapat dibuat dengan mudah (untuk sekedar mem-back up, tidak perlu dibuat prodil yang berbasis email)
Apabila anda sudah memiliki profil pada MS Outlook, pilih (salah satu) profil tersebut.

4. Pilih Folder yang akan di-synchronize.

5. klik Ok dan klik "Synchronize Now"

Sampai di sini proses setting secara umum sudah selesai. Namun jika Anda menginginkan settingan lanjutan (Advance) semisal untuk pembaruan data, misalnya apakah data ponsel yang memperbaharui Microsoft Outlook atau sebaliknya. Atau mungkin Anda meginginkan keduanya saling melengkapi. Tinggal pilih Update in both direction, Only-update mobile phone to Microsoft Outlook atau “Only-update Microsoft Outlook data to the mobile phone.

Di settingan “Advance “ juga terdapat pilihan aktivasi menu sinkronisasi secara manual atau otomatis. Sekarang data di ponsel Nokia sudah di copy di MS Outlook. Langkah selanjutnya, sinkronkan Blackberry Anda ke MS Oulook.

nah dengan demikian kontak dari Nokia sudah tersimpan di Outlook.
bagian selanjunya adalah memindahkan kontak dari outlook ke Blackberry :

sebelum mensynchronize dari Outlook ke Blackberry anda, pastikan anda sudah mematikan mode "wireless synchronization" pada jenis data yang akan anda synchronize (misal kontak, kalender, memo, Task). apabila sudah ikuti langkah berikut :

1. Hubungkan BlackBerry Anda ke komputer Anda dan buka BlackBerry Desktop Manager.

2. Klik Mensinkronisasi pilihan.

3. Klik tab Konfigurasi.

4. Klik Configure synch. . .

5. silakan centang Buku Alamat kotak.

6. Pilih Microsoft Outlook dan klik Next.

7. Pilih Dua arah sinkronisasi.

8. Pilih profil Outlook dan klik Next, kemudian Finish.

9. Lakukan langkah 5-8 untuk Kalender, Memo Pad, Tugas dan, jika dikehendaki.

10. Klik OK dan kembali ke tab Sinkronisasi, memeriksa Penyelenggara Sinkronisasi data dan sinkronisasi otomatis, kemudian klik Mensinkronisasi Sekarang.

11. BlackBerry Anda sekarang ditetapkan untuk melakukan sinkronisasi setiap kali ia terhubung ke komputer dan BlackBerry Desktop Manager sedang berjalan.


Semoga membantu
0 komentar
Membuka situs yang diblokir
Mungkin Anda sering mengalami hal seperti ini, ketika Anda ingin membuka suatu situs atau website tertentu, ternyata tidak bisa dibuka karena situs yang bersangkutan ternyata sudah diblokir. Memang beberapa waktu belakangan ini banyak situs-situs yang dilarang oleh pemerintah, ISP atau administrator di sekolah, kampus atau kantor yang pada akhirnya berakhir dengan pemblokiran situs atau website terlarang tersebut. Tapi bukan berarti kita tidak bisa membuka situs tersebut selamanya, karena pasti setiap permasalahan akan ada solusinya.

Sebenarnya pemblokiran suatu situs atau website adalah karena ditakutkan memberikan dampak buruk pada kita pengguna Internet, dampaknya bisa bermacam-macam tergantung dari konten situs dan kondisi atau lingkupnya. Tetapi terkadang pemblokiran suatu situs atau website tertentu dilakukan tanpa memperhatikan manfaat atau sedikit hal positif dari website tersebut.

Langsung saja kita masuk ke pokok bahasan kita kali ini, yaitu Membuka Situs yang Diblokir. Tapi saya sarankan jika Anda ingin membuka suatu situs yang diblokir, ini bukan untuk kepentingan kejahatan atau hal negatif, ambilah hal yang positif saja dan saya rasa itu lebih berguna bagi Anda.

Untuk membuka situs yang diblokir ada beberapa cara yang dapat kita lakukan. Terserah Anda mau pilih dengan cara yang mana. Dan berikut cara-cara yang dapat kita lakukan untuk membuka situs yang diblokir.

Cara 1


Cari situs yang diblokir di google atau Yahoo, kemudian buka salinan Cache dari halaman untuk mengakses situs atau web tersebut. Anda juga bisa mendapatkan cache link website itu, jika Anda mencari di Google. Cari dengan kata kunci "cache: URL dari situ yang anda cari", contoh: "cache: namasitus.blogspot.com" (tanpa tanda kutip)

Cara Kedua


Gunakan Web Anonymizer/web proxy, carany, Anda cari saja di mbah Google ketikan "anonymous proxy" atau "web proxy" tekan enter atau klik search terserah Anda sudah paham tentunya. Nanti akan ditampilkan atau muncul banyak situs/web proxy sebagai contoh adalah www.guardster.com/subscription/proxy_free.php. Setelah itu, Anda tinggal pilih, kemudian untuk membuka situs yang anda inginkan tinggal masukkan alamat situs/URL yang ingin kamu kunjungi.

Cara Ketiga

Buka situs atau website yang diblokir dengan IP Proxy Server. Untuk mencari IP Proxy Server gunakan mesin cari Google dan masukkan kata kunci "free proxy server". Dan berikut cara setting proxy server di firefox:
  1. Buka Mozila Firefox
  2. klik menu Tools > Options > Pilih tab Advanced > Network > settings
  3. Pilih Manual proxy configurations
  4. Isikan IP proxy server, misal: 202.133.150.248 port: 8080.
  5. Beri tanda centang pada use this proxy for all protocols.
  6. Kunjungi situs yang ingin dibuka, misal http://namasitus.blogspot.com

Cara Keempat

Ada beberapa web browser mini yang dapat membantu Anda untuk membuka situs yang diblokir, misalnya Opera Mini Browser, instal dan silahkan Anda coba untuk membuka situs yang diblokir yang ingin Anda kunjungi.

Silahkan Anda mencoba menggunakan cara yang menurut Anda lebih mudah, dan semoga berhasil.
0 komentar
Trik membersihkan RAM
Mungkin Anda pernah mengalami hal yang sama seperti yang sering saya alami. Komputer tiba-tiba menjadi lambat setelah hampir seharian dipakai. Biasanya kalau terjadi hal seperti itu, saya langsung saja restart komputer. Tapi kadang sebel juga, masa harus restart komputer terus hanya untuk merefresh RAM. Akhirnya saya berinisiatif mencari solusinya di internet, hehehehe..dan akhirnya saya menemukan cara yang cukup mudah dan tidak perlu restart komputer untuk membersihkan RAM.

Untuk membersihkan RAM, saya menemukan dua cara yang cukup simple. Silahkan Anda mau pilih cara yang mana, tapi kalau saya lebih memilih cara yang pertama. Ok, langsung saja berikut adalah cara yang bisa Anda tempuh untuk membersihkan RAM Anda.


Cara Pertama
  1. Klik kanan mouse di desktop, pilih New - Shortcut.

  2. Ketik %windir%\system32\rundll32.exe advapi32.dll,ProcessIdleTasks pada kolom isian yang muncul

  3. Klik Next.
  4. Beri nama shortcut tadi, nama yang dapat diberikan bebas sesuai keinginan kamu, atau kamu lewat aja, namanya otomatis jadi rundll32.exe.

  5. Klik Finish.


Nah, kapan saja komputer Anda menjadi lambat, langsung saja klik shortcut yang sudah Anda buat tadi untuk membersihkan RAM Anda.


Cara kedua

  1. Buka program notepad pada PC atau laptop kamu dan ketikkan seperti berikut ini: " FreeMem=Space(64000000) " (tanpa tanda kutip), Anda dapat mengubah ukuran spacenya ke yang lebih besar.
  2. Simpan file notepad tersebut dengan nama RAMcleaner.vbs (sebaiknya pilih All files pada saat menyimpan file tersebut)
  3. Setelah file tersimpan, pindahkan file tersebut di desktop atau dimana saj asalkan mudah Anda temukan.
  4. Jalankan program sederhana yang telah Anda buat tadi, dengan cara dobel klik atau takan tombol Enter.

Nah, bagaimana sudah dicoba cara membersihkan RAM dengan cara-cara simple di atas? Semoga bermanfaat dan berhasil!!!
0 komentar
Kode perintah Rahasia Blackberry

Kode-Kode Perintah Rahasia Blackberry



Blackberry saat ini sudah bukan barang langka lagi, dengan fitur dan aplikasi yang lengkap menjadikan smartphone ini semakin digemari oleh para penikmat ponsel-ponsel canggih.

Nah, bagi Anda yang sudah menggunakan Blackberry sebagai perangkat komunikasi dan multimedia Anda, tidak ada salahnya Anda mencoba menggunakan perintah kode-kode yang bisa Anda gunakan untuk mengecek berbagai macam fitur yang ada dalam smartphone ini


Berikut kode-kode perintah rahasia yang bisa digunakan:

•ALT + N M L L = mengetahui kapasitas sinyal bar

•ALT + V A L D = verifikasi Address Book

•ALT + R B L D = merombak Address Book

•ALT + R B V = melihat source code dalam Webpage

•ALT + left Shift + press H = mengetahui info teknis yang ada dalam Blackberry

•* # 0 6 # = mengetahui IMEI yang ada pada Blackberry

•ALT + Right Shift + Delete = mengetahui simulasi kapasitas baterai sudah full

•ALT + L G L G = mengetahui log yang sudah dilakukan dalam Blackberry

•ALT + NUM / Aa / Cap + H = mengetahui Akses Informasi PIN – IMEI – Vendor ID – Free Memory – Versi OS

•M E P D pada Sim Card = mengecek status Blackberry locked atau unlocked

•ALT + Cap / Aa Right + DEL = merestart Blackberry yang sedang nge-hang
0 komentar
Kode Reset Ponsel

Cara Gampang Perbaiki Ponsel Menggunakan Kode

March 17, 2009 · Posted in TIPS & TRIK 
pay per click Kita sering panik jika ponsel bermasalah,Kita pasti langsung mendatangi pusat service untuk membereskannya,Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan sendiri jika ponsel bermasalah.
Antara lain dengan melakukan format dan reset factory setting atau lebih dikenal dengan hard reset ponsel.
Mungkin sebagian dari pengguna tak tahu atau takut untuk melakukannya. Padahal, dengan reset factory setting banyak permasalahan ringan pada ponsel yang menurut Anda berat dapat diatasi.
Berikut kerusakan ponsel yang dapat diperbaiki dengan menggunakan kode rahasia dari berbagai jenis ponsel:
- Atasi Hang yang dapat membuat kinerja ponsel lambat atau tak berfungsi sama sekali.
- Atasi sering restart atau auto on of.
- Atasi sering mati sendiri dalam beberapa menit atau jam.
- Atasi tak ada dering akibat mengaktifkan menu switch off tapi tak tahu cara mengaktifkannya.
- Atasi tulis SMS tak bisa tampil abjad/huruf, yang tampil hanya Numerik atau angka.
- Atasi tak bisa tulis SMS akibat foldernya hilang.
- Atasi salah satu menu icon pada ponsel tak bisa diaktifkan.
- Atasi munculnya pesan PHONE LOCK.
- Atasi tampilan menu kacau dan tak beraturan.
- Atasi virus.
- Atasi munculnya pesan “application closed”.
- Atasi munculnya pesan “system Error”.
- Atasi munculnya pesan “Phone start UP CONTACT RETAILER”.
- Atasi 4 kali blink nokia pada ponsel Nokia seri symbiyan.
- Atasi kamera error saat ambil gambar atau muncul pesan kamera NOT READY dan tak bisa digunakan.
- Atasi munculnya pesan ” MEMORY FULL” padahal isi memory masih banyak kosong.
Beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan perbaikan:
1. Ponsel akan kembali pada settingan awal, seperti awal mula factory setting, sehingga data-data penting seperti Phonebook, ringtone, gambar, dan aplikasi akan hilang. Gunakan software bawaan, seperti PC suite untuk memback-up data atau jika ponsel Anda menggunakan Memory eksternal pindahkan data ke memory tersebut.
2. Hafalkan lokasi settingan bahasa, untuk mencegah perubahan bahasa tampilan yang membingungkan, terutama pada ponsel yang Anda kurang memahami menunya.
3. Untuk seri communicator Anda dapat menghapus file Office-nya sehingga harus instal kembali.
Cara-cara Reset berdasarkan urutan kerusakan yang sering ditemui:
1. Nokia seri 60
- Pastikan baterai full atau minimal terisi setengahnya untuk mencegah gagal melakukan proses rebooting.
- Sebaiknya jangan gunakan kartu memori karena dapat mengakibatkan kartu memory tak terbaca setelah proses rebooting.
- Proses reset dilakukan pada saat ponsel hidup dan menggunakan simcard.
- Masukkan kode *#7780# lalu akan tampil pesan notifikasi pada layar untuk melakukan reset, tekan OK. Setelah itu, Anda diminta memasukkan security kode phone, masukkan kode standarnya yaitu 12345, ponsel akan mereset data tersebut dan tunggu sampai proses selesai. Jika kode sandar sudah diubah, Anda tak dapat melakukan proses ini.
- Masukkan kode *#7370# . lakukan proses seperti soft reset. Langkah ini sangat efektif untuk mengatasi berbagai masalah pada ponsel Nokia seri 60.
- Ponsel dalam kondisi mati dan menggunakan baterai (penggunaan baterai sama seperti di atas).
- Lepaskan kartu memori.
- Tekan sakelar On, setelah ponsel hidup segera tekan tombol” call + * + 3 secara bersamaan.
- Setelah tekan tombol tersebut akan tampil pesan format pada layar ponsel, biarkan dan tunggu sampai proses tersebut selesai. Langkah ini cukup efektif untuk mengatasi Phone start Up contact retailer dan 4x blink Nokia.
2. Nokia seri 40
- Proses reset dilakukan saat ponsel hidup dan menggunakan simcard.
- Ketik tombol *#7780#.
- Tekan Ok.
- Masukkan kode standar 12345.
- Tekan yes dan ponsel akan restart.
Langkah ini cukup efektif untuk mengatasi restart dan auto off pada ponsel seri Nokia 40.
3. Nokia communicator (9210, 9300, & 9500)
- Matikan ponsel.
- Lepaskan baterai dan memory eksternal.
- Tunggu sekitar 10 detik lalu masukkan kembali baterai.
- Buka ponsel untuk melihat layar dalam, setelah layar dalam hidup segera tekan tombol CTRL + SHIFT + F secara bersamaan. Proses ini dilakukan sebelum tampil gambar tangan pada layar dalam.
- Setelah itu akan tampil pesan notifikasi apakah Anda akan melakukan format ponsel?
- Tekan OK dan tunggu sampai proses selesai. Langkah ini cukup efektif untuk mengatasi hang , restart, dan kinerja ponsel yang lambat pada seri communicator.
4. Nokia 7710 & 7700
- Matikan ponsel.
- Lepaskan baterai dan memory eksternal.
- Tunggu sekitar 10 detik lalu masukkan kembali baterai.
- Ketika tampil tulisan Nokia pada layar ponsel, segera tekan dan tahan tombol kiri di atas tombol menu + tombol menu + tombol nomor dua dari kanan atas ponsel.
- Setelah itu, akan tampil pesan notifikasi untuk melakukan format ponsel.
- Tekan tombol proceed.
- Tunggu sampai proses selesai. Langkah ini cukup efektif untuk mengatasi hang dan menu sulit difungsikan.
5. Nokia CDMA
- Masuk ke menu utama.
- Pilih “setting“.
- Pilih “restore factory setting“.
- Tampil pesan pada layar “security Code” lalu masukkan kode standarnya: 12345.
- Tekan Ok.
6. O2 Mini
Permasalahan pada ponsel PDA acap terjadi akibat terlalu banyak aplikasi yang terinstal, sehingga sistem ponsel menjadi kacau. Akibatnya, kinerja ponsel menjadi lambat.
Solusinya lakukan master reset. Yang perlu diingat Backup dulu daftar nama kontak dan data-data penting lain, karena setelah melakukan master reset data akan hilang.
Metode Master resetnya:
1. Pastikan baterai dalam keadaan penuh.
2. Tusuk stylus ke lubang restart lalu tekan tombol power secara bersamaan.
3. Kemudian tunggu proses reset sampai selesai.
7. O2 Atom
Metode Master resetnya:
1. Pastikan baterai ponsel dalam keadaan penuh.
2. Siapkan stylus pada lubang reset.
3. Tekan tombol power.
4. Tekan tombol send button atau tombol untuk melakukan panggilan telepon.
5. Tekan pada tombol end call atau tombol untuk mengakhiri panggilan.
0 komentar
Mematikan system restore windows ME dan XP
Bagi anda yang sering melakukan scanning dan menemukan virus di Windows ME dan XP, tentunya anda sering mengalami kesulitan untuk membersihkan komputer anda yang terinfeksi virus karena adanya proteksi System Restore dari kedua OS tersebut.

Berikut ini kami berikan tips menonaktifkan System Restore Win ME dan XP agar anda dapat membersihkan komputer yang terinfeksi oleh virus.

Win ME :
1.Klik kanan [My Computer] dan pilih [Properties]
2.Pilih Tabulasi [Performance]
3.Klik tombol [File System]
4.Pada jendel File System Properties, pilih tabulasi [Troubleshooting]
5.Tandai [Disable System Restore] dengan mengklik checkbox.
6.Klik tombol [Apply]
7.Tutup jendela dengan klik [Close]
8.Klik [Yes] untuk melakukan Reboot.
9.Setelah itu anda dapat melakukan scanning dan membersihkan virus yang menginfeksi komputer anda.
10.Untuk mengaktifkan kembali System Restore, ulangi langkah diatas dan pada point 5 hilangkan tanda pada checkbox.



Win XP
System Restore diciptakan guna membantu anda mengembalikan setting pada satu titik tertentu yang telah anda tentukan, sehingga jika terjadi kekacauan dalam setting Windows anda, anda tinggal melakukan restore. Tetapi fasilitas ini justru menyulitkan pembersihan virus karena file yang di back up oleh System Restore tidak dapat dibersihkan oleh antivirus karena diproteksi oleh Windows atau virus tersebut akan kembali lagi jika dilakukan system Restore ke kondisi yang mengandung virus.

Karena itu, anda perlu menonaktifkan System Restore dengan cara sebagai berikut :
1. Pilih [Start] atau [My Computer]
2. Klik [View system information]
3. Pilih Tabulasi [System Restore]
4. Aktifkan Checkbox [Turn off System Restore on all drives] dengan klik pada kotak kosong dan klik tombol [Apply]
5. Anda akan dikonfirmasi untuk menonaktifkan System Restore. Klik tombol [Yes]
6. [Drive settings] akan berubah menjadi abu-abu (menjadi nonaktif). Klik tombol [OK]
7. System Restore Windows XP telah anda nonaktifkan
8. Sekarang scan komputer anda dari virus dan disinfeksi virusnya.
9. Setelah anda disinfeksi virus, aktifkan kembali System Restore dengan cara yang sama, kecuali pada point ke 4 hilangkan tanda pada checkbox [Turn Off System Restore on All Drives]
================================== Selamat
0 komentar
Mengatasi Virus reader_s.exe

  1. C:\Documents and Settings\%username%\
  2. c:\windows\system32\
  3. C:\Documents and Settings\%username%\Local Settings\Temp\
Untuk Proses Removal nya anda bisa melakukan cara di bawah ini.
Sebelumnya download tools hijacthis yang bisa didownload di sini. Jalankan Hijacthis, nanti akan muncul log nya. Lihat string yang tertera di Log tersebut, jika terdapat string reader_s.exe sudah dapat dipastikan komputer anda terinfeksi.
Download beberapa tools- tools ini.
  1. sdb.exe
  2. vcleaner.exe
  3. rmvirut removal tools
  4. process explorer
sebaiknya download tools di atas di komputer lain yang bersih dan mempunyai antivirus yang terupdate, kemudian simpan di flash disk atau removable media lain yang tidak terinfeksi virus juga. Jangn lupa rename semua program *.exe menjadi *.cmd. contoh sdb.cmd.
  1. Matikan sytem restore anda, kemudian putuskan koneksi internet.
  2. Sekarang jalankan Process Explorer, kemudian cari process reader_s.exe.
  3. Klik kanan prosess tersebut, kemudian pilih kill process tree.
  4. Jalankan rmvirut, usahakan rmvirut.cmd dan rmvirut.nt dalam satu folder lewat flasdishk. Biarkan prosess berjalan, jika ada pertanyaan pilih “ok”. Kemudian komputer akan otomatis restart. jangan di cabut flsdisk nya y!!!
  5. Jalankan sdb.cmd, install. kemudian lakukan fullscan.
  6. Terakhir Jalankan vcleaner.cmd vcleaner
Untuk lebih meyakinkan anda masih terinfect atau tidak, jalankan hijacthis kembali. lakukan scan, periksa apakah masih ada string reader_s lagi. Jika masih ada tinggal di fix saja menggunakan hijacthis nya.
Perlu diingat!!!! Prosess di atas lebih baik dilakukan di dalam safe mode, kemudian lebih baik gunakan media penyimpanan removal toos yang bersih, dan merename tools-tools dengan ekstensi *.exe menjadi *.cmd. Lebih baik anda mendisable antivirus yang sebelumnya terinstal.
Download tools-tools tersebut di komputer lain, hal ini dilakukan agar removal tools tersebut tidak terinfeksi sebelum menjalankan tugas nya.


Buka juga untuk mengatasi virus in di http://kenmahdi.wordpress.com/2009/04/02/mengatasi-virus-reader_sexe/
0 komentar
HUBUNGAN PERSEPSI KONSUMEN ATAS ATRIBUT PRODUK DENGAN LOYALITAS
Perkembangan dalam dunia usaha memaksa perusahaan-perusahaan untuk mengerahkan kemampuannya dalam memasarkan produk maupun jasanya. Dengan banyaknya barang dan jasa yang berada di pasar mengakibatkan persaingan yang ketat diantara perusahaan. Setiap perusahaan dituntut harus dapat memiliki competitive advantage ( keunggulan kompetitif ) yaitu keunggulan yang dimiliki suatu perusahaan dibandingkan dengan pesaing yang bersumber dari dua hal pokok, yaitu diferensiasi dan kepemimpinan biaya (cost leadership) (Porter,1998;3).
Untuk dapat bersaing perlu pemasaran yang baik. Pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan pemikiran, penetapan harga, promosi, serta penyaluran gagasan, barang, dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memenuhi sasaran-sasaran individu dan organisasi ( Kotler, 2000;9 ). Para pemasar menggunakan sejumlah alat untuk mendapatkan tanggapan yang diinginkan dari pasar sasaran mereka. Alat-alat itu membentuk suatu “bauran pemasaran (marketing mix )” atau “4P”, yaitu : Product (produk), Price (harga), Place (tempat atau distribusi) dan Promotion (promosi).
Definisi produk yang dikemukakan oleh Kotler ( 2000 ; 448 ) sebagai berikut:
Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke suatu pasar untuk memenuhi keinginan atau kebutuhan

Produk merupakan variabel pemasaran yang paling mendasar dari bauran pemasaran karena produk merupakan penawaran nyata oleh perusahaan pada pasar. Keputusan-keputusan yang berkaitan dengan variabel produk dapat dijadikan instrumen oleh perusahaan dalam kegiatan pemasaran produknya untuk mengkomunikasikan variabel produk yang sesuai di mata konsumen, sehingga akan menimbulkan persepsi tertentu pada konsumen yang mengkonsumsi produk tersebut, yang diinginkan oleh produsen dan sesuai dengan yang diharapkan konsumen. Salah satu keputusan variabel produk yang penting adalah keputusan mengenai atribut produk, yaitu kualitas produk (product quality), fitur produk (product features), dan desain (design) (Kotler dan Amstrong,2001;347).
Dalam melaksanakan suatu proses pengambilan keputusan pembelian, biasanya konsumen akan melalui beberapa tahapan, yaitu : tahap pengenalan, kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian dan perilaku setelah pembelian.
Kotler (2000;204) memberikan rincian proses pengambilan keputusan pembelian dalam lima proses, yaitu :
Pengenalan Masalah
Proses membeli dimulai dengan pengenalan masalah atau kebutuhan. Konsumen menyadari suatu perbedaan antara keadaan sebenarnya dan keadaan yang diinginkannya. Kebutuhan itu dapat di gerakkan oleh rangsangan dari dalam maupun luar dirinya.
Para penjual atau pemasar perlu mengenal faktor-faktor yang dapat mengerakkan kebutuhan atau minat konsumen. Para pemasar perlu meneliti konsumen untuk memperoleh jawaban apakah kebutuhan yang dirasakan atau masalah yang timbul, apa yang menyebabkan semua itu muncul dan bagaimana kebutuhan atau masalah itu menyebabkan seseorang mencari produk tertentu.
Pencarian
Setelah mengenal kebutuhan yang dihadapinya, konsumen akan mencari informasi lebih lanjut atau mungkin tidak. Jika dorongan konsumen adalah kuat dan objek yang dapat memuaskan kebutuhan itu tersedia, konsumen akan menjadi objek itu. Jika tidak, kebutuhan itu akan mengendap dalam ingatannya. Konsumen mungkin tidak berusaha memperoleh informasi lebih lanjut atau sangat aktif mencari informasi sehubungan dengan kebutuhan itu.
Evaluasi Alternatif
Setelah melalui tahap pencarian informasi, konsumen akan menghadapi sejumlah merek yang dapat dipilih. Pemilihan alternatif ini mulai dari suatu proses evaluasi alternatif tertentu. Sejumlah konsep tertentu akan membantu memahami proses ini yaitu :
• Konsumen akan berusaha untuk memuaskan kebutuhan mereka.
• Konsumen akan mencari manfaat dari suatu produk.
• Konsumen biasanya membangun seperangkat merek sesuai dengan ciri-ciri dan karakteristiknya.
• Konsumen diasumsikan memiliki sejumlah fungsi kegunaan atas setiap ciri. Fungsi kegunaan menggambarkan bagaimana konsumen mengharapkan kepuasan dari suatu produk yang bervariasi pada tingkat yang berbeda untuk masing-masing ciri.
• Terbentuknya sikap konsumen terhadap beberapa pilihan merek melalui prosedur penilaian konsumen ternyata menerapkan prosedur penilaian yang berbeda untuk membuat suatu pilihan diantara sekian banyak ciri-ciri objek.
Keputusan Pembelian
Tahap penilaian keputusan menyebabkan konsumen membentuk pilihan mereka diantara merek yang tergabung dalam perangkat pilihan. Konsumen mungkin juga membentuk suatu pilihan untuk membeli dan cenderung membeli merek yang disukainya.
Perilaku Pasca Pembelian
Setelah membeli suatu produk, konsumen akan mengalami beberapa tingkat kepuasan atau ketidakpuasan. Konsumen juga akan melakukan kegiatan membeli produk, yang akan menarik bagi para pemasar. Tugas para pemasar belum selesai setelah produk dibeli oleh konsumen, namun akan terus berlangsung hingga periode waktu pasca pembelian.
Dalam kenyataannya kelima tahapan diatas tidak selalu terjadi, karena ada perilaku pembeli yang tanpa melewati tahapan-tahapan tersebut, melompatinya, atau menjalaninya tanpa urutan sesuai. Konsumen yang melewati kelima tahapan dalam proses pengambilan keputusan secara lengkap, biasanya adalah konsumen yang belum mempunyai pengalaman membeli atau menggunakan atau dengan kata lain, konsumen merupakan first time buyer.
Setelah melakukan pembelian pertamanya konsumen akan menilai apakah produk yang telah ia beli memuaskan atau tidak. Penilaian ini akan mempengaruhi perilaku pasca pembeliannya. Jika konsumen merasa puas atas produk yang dibelinya, maka kemungkinan besar ia akan melakukan pembelian ulang (repeat buying) atas produk yang sama. Suatu repeat buying yang selalu memuaskan dan di anggap mempunyai nilai tambah oleh si konsumen akan membuat konsumen semakin menggemari dan mempunyai preferensi terhadap produk tersebut, dan ini adalah ciri-ciri telah tumbuhnya kesetiaan merek konsumen terhadap merek produk tersebut.
Arti preferensi konsumen disini adalah sikap konsumen memilih suatu produk dari merek tertentu, dan bukannya merek lainnya, sebagai akibat dari adanya kepuasan menggunakan merek tersebut di masa lalu. Seorang repeat buyer dalam proses pengambilan keputusannya tidak lagi perlu melewati kelima tahapan secara lengkap. Dalam proses pengambilan keputusannya, setelah ia menyadari akan adanya suatu kebutuhan maka ia akan langsung membuat keputusan pembelian atas suatu produk tanpa harus melewati pencarian informasi dan pengevaluasian alternatif.
Definisi Atribut produk menurut Tjiptono (2002 ; 103) adalah sebagai berikut:
Atribut produk adalah unsur-unsur produk yang dipandang penting oleh konsumen dan dijadikan dasar pengambilan keputusan pembelian. Atribut produk meliputi merek, kemasan, jaminan (garansi), pelayanan dan sebagainya

Atribut-atribut produk tersebut sangat berpengaruh terhadap reaksi pelanggan akan suatu produk. Atribut produk merupakan salah satu faktor produk yang menentukan tinggi rendahnya nilai dari suatu produk yang dirancang oleh perusahaan.
Sementara itu Stores ( Kaplan and Norton,1996;78 ), menyatakan bahwa “product attributes for its consumer value propositions: price, fashion, and quality”, yang artinya atribut produk dapat mengidentifikasikan tiga tujuan sebagai atribut utama untuk proposisi nilai pelanggan, yaitu harga, model atau desain, dan mutu atau kualitas.
Atribut produk antara satu jenis produk dengan jenis produk lainnya mungkin akan berbeda, karena atribut produk juga dapat memberikan suatu ciri tertentu dari suatu produk.
Loyalitas menurut Tjiptono (2000;111) adalah sebagai berikut :
Loyalitas adalah situasi dimana konsumen bersikap positif terhadap produk/produsen (penyedia jasa) diikuti pola pembelian ulang yang konsisten

Dengan memahami perilaku pembelian dan proses keputusan pembelian konsumennya, selain mengetahui benar-benar kebutuhan dan keinginan konsumen tersebut, perusahaan dapat menciptakan konsumen yang loyal. Loyalitas konsumen sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup perusahaan dalam jangka panjang. Loyalitas dapat juga dianggap sebagai suatu kondisi yang berhubungan dengan rentang waktu dalam melakukan pembelian tidak lebih dari dua kali dalam mempertimbangkannya. Unit keputusan dapat diartikan sebagai suatu keputusan pembelian dapat dilakukan oleh lebih dari satu orang (Griffin,1995;4).
Jadi loyalitas diartikan sebagai perilaku pembelian non random konsumen yang didasarkan pada unit pengambilan keputusan. Non random disini berarti konsumen melakukan pembelian secara rutin. Selain melakukan pembelian ulang dan rutin, konsumen yang loyal juga melakukan pembelian atas produk perusahaan yang lain dan menjadi sarana promosi yang efektif yaitu mengajak orang lain untuk mengkonsumsi produk ini melalui komunikasi dari mulut-ke-mulut ( word of mouth ).
Loyalitas tidak terjadi dengan sendirinya. Loyalitas di bentuk dengan melalui beberapa tahapan ( Griffin,1995;36 ). Tahap pertama adalah konsumen sebagai suspect yaitu, konsumen yang mempunyai kebutuhan akan suatu produk namun tidak mengetahui keberadaan produk yang di tawarkan perusahaan. Perusahaan harus melakukan promosi yang gencar agar tercipta brand awareness dari konsumen terhadap produk perusahaan.
Tahap kedua adalah prospect yaitu, konsumen telah mengetahui keberadaan akan produk ini dan mempunyai kebutuhan akan produk tersebut. First time buyer adalah konsumen yang melakukan pembelian pertama kali. Apabila ia puas pada pembelian pertamanya ia akan melakukan pembelian ulang (repeat buyer). Konsumen yang melakukan pembelian berulang kali dan mungkin membeli produk lain dari perusahaan yang sama bisa di anggap sebagai clients. Pada akhirnya konsumen tersebut akan menjadi advocates dan menjadi partner bagi perusahaan.
0 komentar
KONSEP PERILAKU KONSUMEN
Pengertian perilaku konsumen menurut Shiffman dan Kanuk (2000) adalah “Consumer behavior can be defined as the behavior that customer display in searching for, purchasing, using, evaluating, and disposing of products, services, and ideas they expect will satisfy they needs”. Pengertian tersebut berarti perilaku yang diperhatikan konsumen dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi dan mengabaikan produk, jasa, atau ide yang diharapkan dapat memuaskan konsumen untuk dapat memuaskan kebutuhannya dengan mengkonsumsi produk atau jasa yang ditawarkan.
Selain itu perilku konsumen menurut Loudon dan Della Bitta (1993) adalah: “Consumer behavior may be defined as the decision process and physical activity individuals engage in when evaluating, acquiring, using, or disposing of goods and services”. Dapat dijelaskan perilaku konsumen adalah proses pengambilan keputusan dan kegiatan fisik individu-individu yang semuanya ini melibatkan individu dalam menilai, mendapatkan, menggunakan, atau mengabaikan barang-barang dan jasa-jasa.
Menurut Ebert dan Griffin (1995) consumer behavior dijelaskan sebagai: “the various facets of the decision of the decision process by which customers come to purchase and consume a product”. Dapat dijelaskan sebagai upaya konsumen untuk membuat keputusan tentang suatu produk yang dibeli dan dikonsumsi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN
Menurut Philip Kotler dan Gary Armstrong (1996) keputusan pembelian dari pembeli sangat dipengaruhi oleh faktor kebudayaan, sosial, pribadi dan psikologi dari pembeli.
  • Faktor Budaya
Faktor budaya memberikan pengaruh paling luas dan dalam pada perilaku konsumen.
Perusahaan harus mengetahui peranan yang dimainkan oleh budaya, subbudaya dan kelas sosial pembeli. Budaya adalah penyebab paling mendasar dari keinginan dan perilaku seseorang. Budaya merupakan kumpulan nilai-nilai dasar, persepsi, keinginan dan perilaku yang dipelajari oleh seorang anggota masyarakat dari keluarga dan lembaga penting lainnya.
Setiap kebudayaan terdiri dari sub-budaya – sub-budaya yang lebih kecil yang memberikan identifikasi dan sosialisasi yang lebih spesifik untuk para anggotanya. Sub-budaya dapat dibedakan menjadi empat jenis: kelompok nasionalisme, kelompok keagamaan, kelompok ras, area geografis. Banyak subbudaya membentuk segmen pasar penting dan pemasar sering kali merancang produk dan program pemasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.
Kelas-kelas sosial adalah masyarakat yang relatif permanen dan bertahan lama dalam suatu masyarakat, yang tersusun secara hierarki dan keanggotaannya mempunyai nilai, minat dan perilaku yang serupa. Kelas sosial bukan ditentukan oleh satu faktor tunggal, seperti pendapatan, tetapi diukur dari kombinasi pendapatan, pekerjaan, pendidikan, kekayaan dan variable lain.
  • Faktor Sosial
Perilaku konsumen juga dipengaruhi oleh faktor sosial, seperti kelompok kecil, keluarga serta peranan dan status sosial konsumen. Perilaku seseorang dipengaruhi oleh banyak kelompok kecil. Kelompok yang mempunyai pengaruh langsung. Definisi kelompok adalah dua orang atau lebih yang berinteraksi untuk mencapai sasaran individu atau bersama.
Keluarga dapat pempengaruhi perilaku pembelian. Keluarga adalah organisasi pembelian konsumen yang paling penting dalam masyarakat. Keputusan pembelian keluarga, tergantung pada produk, iklan dan situasi.
Seseorang umumnya berpartisipasi dalam kelompok selama hidupnya-keluarga, klub, organisasi. Posisi seseorang dalam setiap kelompok dapat diidentifikasikan dalam peran dan status. Setiap peran membawa status yang mencerminkan penghargaan yang diberikan oleh masyarakat.
  • Faktor Pribadi
Keputusan pembelian juga dipengaruhi oleh karakteristik pribadi seperti umur dan tahapan daur hidup, pekerjaan, situasi ekonomi, gaya hidup, serta kepribadian dan konsep diri pembeli.
Konsumsi seseorang juga dibentuk oleh tahapan siklus hidup keluarga. Beberapa penelitian terakhir telah mengidentifikasi tahapan-tahapan dalam siklus hidup psikologis. Orang-orang dewasa biasanya mengalami perubahan atau transformasi tertentu pada saat mereka menjalani hidupnya. Pekerjaan mempengaruhi barang dan jasa yang dibelinya. Para pemasar berusaha mengidentifikasi kelompok-kelompok pekerja yang memiliki minat di atas rata-rata terhadap produk dan jasa tertentu.
Situasi ekonomi seseorang akan mempengaruhi pemilihan produk. Situasi ekonomi seseorang terdiri dari pendapatan yang dapat dibelanjakan (tingkatnya, stabilitasnya, dan polanya), tabungan dan hartanya (termasuk presentase yang mudah dijadikan uang ).
Gaya hidup seseorang adalah pola hidup di dunia yang diekspresikan oleh kegiatan, minat dan pendapat seseorang. Gaya hidup menggambarkan “seseorang secara keseluruhan” yang berinteraksi dengan lingkungan. Gaya hidup juga mencerminkan sesuatu dibalik kelas sosial seseorang.
Kepribadian adalah karakteristik psikologis yang berada dari setiap orang yang memandang responnya terhadap lingkungan yang relatif konsisten. Kepribadian dapat merupakan suatu variabel yang sangat berguna dalam menganalisa perilaku konsumen. Bila jenis- jenis kepribadian dapat diklasifikasikan dan memiliki korelasi yang kuat antara jenis-jenis kepribadian tersebut dengan berbagai pilihan produk atau merek.
  • Faktor Psikologis
Pemilihan barang yang dibeli seseorang lebih lanjut dipengaruhi oleh empat faktor psikologis, yaitu motivasi, persepsi, pengetahuan serta kepercayaan.
Motivasi merupakan kebutuhan yang cukup menekan untuk mengarahkan seseorang mencari cara untuk memuaskan kebutuhan tersebut. Beberapa kebutuhan bersifat biogenik, kebutuhan ini timbul dari suatu keadaan fisiologis tertentu, seperti rasa lapar, rasa haus, rasa tidak nyaman. Sedangkan kebutuhan-kebutuhan lain bersifat psikogenik yaitu kebutuhan yang timbul dari keadaan fisologis tertentu, seperti kebutuhan untuk diakui, kebutuhan harga diri atau kebutuhan diterima.
Persepsi didefinisikan sebagai proses dimana seseorang memilih, mengorganisasikan, mengartikan masukan informasi untuk menciptakan suatu gambaran yang berarti dari dunia ini. Orang dapat memiliki persepsi yang berbeda-beda dari objek yang sama karena adanya tiga proses persepsi:
• Perhatian yang selektif
• Gangguan yang selektif
• Mengingat kembali yang selektif
Pembelajaran menjelaskan perubahan dalam perilaku seseorang yang timbul dari pengalaman. Sedang kepercayaan merupakan suatu pemikiran deskriptif yang dimiliki seseorang terhadap sesuatu.
  • Faktor Marketing Strategy
Merupakan variabel dimana pemasar mengendalikan usahanya dalam memberitahu dan mempengaruhi konsumen. Variabel-variabelnya adalah
(1) Barang,
(2) Harga,
(3) Periklanan dan
(4) Distribusi yang mendorong konsumen dalam proses pengambilan keputusan.
Pemasar harus mengumpulkan informasi dari konsumen untuk evaluasi kesempatan utama pemasaran dalam pengembangan pemasaran. Kebutuhan ini digambarkan dengan garis panah dua arah antara strategi pemasaran dan keputusan konsumen dalam gambar 1.1 penelitian pemasaran memberikan informasi kepada organisasi pemasaran mengenai kebutuhan konsumen, persepsi tentang karakteristik merek, dan sikap terhadap pilihan merek.
Strategi pemasaran kemudian dikembangkan dan diarahkan kepada konsumen. Ketika konsumen telah mengambil keputusan kemudian evaluasi pembelian masa lalu, digambarkan sebagai umpan balik kepada konsumen individu. Selama evaluasi, konsumen akan belajar dari pengalaman dan pola pengumpulan informasi mungkin berubah, evaluasi merek, dan pemilihan merek. Pengalamn konsumsi secara langsung akan berpengaruh apakah konsumen akan membeli merek yang sama lagi.
Panah umpan balik mengarah kembali kepada organisasi pemasaran. Pemasar akan mengiikuti rensponsi konsumen dalam bentuk saham pasar dan data penjualan. Tetapi informasi ini tidak menceritakan kepada pemasar tentang mengapa konsumen membeli atau informasi tentang kekuatan dan kelemahan dari merek pemasar secara relatif terhadap saingan. Karena itu penelitian pemasaran diperlukan pada tahap ini untuk menentukan reaksi konsumen terhadap merek dan kecenderungan pembelian dimasa yang akan datang. Informasi ini mengarahkan pada manajemen untuk merumuskan kembali strategi pemasaran kearah pemenuhan kebutuhan konsumen yang lebih baik.
PERILAKU KONSUMEN
Dari pengertian perilaku konsumen pada bahasan sebelumnya, ada dua elemen penting yaitu elemen proses pengambilan keputusan dan elemen kegiatan secara fisik. Kedua elemen tersebut melibatkan individu dalam menilai, mendapatkan serta menggunakan barang dan jasa. Konsumen membeli barang dan jasa adalah untuk mendapatkan manfaat dari barang dan jasa tersebut. Jadi perilaku konsumen tidak hanya mempelajari apa yang dibeli atau dikonsumsi oleh konsumen saja, tetapi juga dimana, bagaimana kebiasaan dan dalam kondisi macam apa produk dan jasa yang dibeli.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN
Berdasarkan landasan teori, ada dua faktor dasar yang mempengaruhi perilaku konsumen yaitu faktor eksternal dan faktor internal.
  • Faktor eksternal
Faktor eksternal merupakan faktor yang meliputi pengaruh keluarga, kelas sosial, kebudayaan, marketing strategy, dan kelompok referensi. Kelompok referensi merupakan kelompok yang memiliki pengaruh langsung maupun tidak langsung pada sikap dan prilaku konsumen. Kelompok referensi mempengaruhi perilaku seseorang dalam pembelian dan sering dijadikan pedoman oleh konsumen dalam bertingkah laku.
  • Faktor internal
Faktor-faktor yang termasuk ke dalam faktor internal adalah motivasi, persepsi, sikap, gaya hidup, kepribadian dan belajar. Belajar menggambarkan perubahan dalam perilaku seseorang individu yang bersumber dari pengalaman. Seringkali perilaku manusia diperoleh dari mempelajari sesuatu.
KEPUTUSAN PEMBELIAN
Keputusan seorang pembeli juga dipengaruhi oleh ciri-ciri kepribadiannya, termasuk usia, pekerjaan, keadaan ekonomi. Perilaku konsumen akan menentukan proses pengambilan keputusan dalam melakukan pembelian.
Menurut Kotler (1997) ada beberapa tahap dalam mengambil suatu keputusan untuk melakukan pembelian, anatara lain:
1. Pengenalan Masalah
Mmerupakan faktor terpenting dalam melakukan proses pembelian, dimana pembeli akan mengenali suatu masalah atau kebutuhan.
2. Pencarian informasi.
Seorang selalu mempunyai minat atau dorongan untuk mencari informasi. Apabila dorongan tersebut kuat dan obyek yang dapat memuaskan kebutuhan itu tersedia maka konsumen akan bersedia untuk membelinya.
3. Evaluasi Alternatif
Konsumen akan mempunyai pilihan yang tepat dan membuat pilihan alternatif secara teliti terhadap produk yang akan dibelinya.
4. Keputusan Pembeli
Setelah konsumen mempunyai evaluasi alternatif maka konsumen akan membuat keputusan untuk membeli. Penilaian keputusan menyebabkan konsumen membentuk pilihan merek di antara beberapa merek yang tersedia.
Referensi
  • Anonim. Teori Perilaku Konsumen. digilib.petra.ac.id. Diakses 18 Agustus 2008.
  • Hamidah. Perilaku Konsumen Dan Tindakan Pemasaran. library.usu.ac.id. Diakses 18 Agustus 2008.
Wijayanti, Ani S. Pentingnya Perilaku Konsumen Dalam Menciptakan Iklan Yang Efektif . puslit.petra.ac.id. Diakses 18 Agustus 2008.
0 komentar
Manajemen Pemasaran Bank

Perkembangan konsep pemasaran bank dimulai dari konsep produk, penjualan dan konsep marketing. Konsep ini bertujuan membangun citra dan reputasi bisnis bank, memahami nasabah bisnis bank sebenarnya, mendekatkan bisnis bank kepada para nasabahnya.( Artikel manajemen-pemasaran-bank)
Berdasarkan pembahasan diatas dapat dilihat bahwa Manajemen Pemasaran Bank adalah proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, penetapan harga, promosi, dan distribusi produk dan jasa serta gagasan bank untuk menciptakan pertukaran dengan pelanggan yang memperoleh kepuasan dan sasaran organisatoris  bank itu sendiri. Dengan kata lain bahwa manajemen pemasaran bank bertujuan bagaimana bank tersebut bisa merebut hati masyarakat sehingga peranannya sebagai financial intermediary dapat berjalan dengan baik.
Karena kegiatan manajemen pemasaran bank meliputi perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian terhadap penghimpunan pengalokasian dana dari masyarakat. Proses pengelolaan dan penghimpunan dana-dana masyarakat kedalam bank serta pengalokasian dana-dana tersebut bagi kepentingan bank dan masyarakat pada umumnya, secara optimal melalui penggerakkan semua sumber daya yang tersedia demi mencapai tingkat rentabilitas yang memadai sesuai dengan batas ketentuan peraturan yang berlaku. Pada era perbankan modern saat ini sangat terkait erat dengan manajemen bank dimana manajemen aktiva – pasiva bank merupakan fokus utama dalam manajemen dana bank.
I.       Manajemen Dana Bank
Dalam perekonomian modern, kehidupan masyarakat menjadi tidak asing dengan aktivitas perbankan. Perbankan merupakan bagian dari sistem keuangan yang melayani masyarakat yang surplus dana maupun masyarakat yang defisit dana. Oleh karena itu pengelolaan perbankan harus dilakukan dengan manajemen profesional, karena mengelola bank sangat berbeda dengan mengelola usaha industri.
Untuk mencapai pengelolaan perbankan yang profesional maka manajemen perbankan dituntut untuk melakukan kegiatan diantaranya adalah kegiatan menghimpun dana (funding), menyalurkan dana (lending) dan jasa jasa bank lainnya (service). Ketiga kegiatan tersebut harus dilakukan secara bersamaan, karena masing masing kegiatan satu sama lainnya saling berkaitan, sehingga apabila salah satu kegiatan tersebut tidak dikelola secara profesional akan mengakibatkan kerugian bagi bank itu sendiri.
Kunci dari keberhasilan manajemen dana bank adalah bagaimana bank tersebut bisa merebut hati masyarakat sehingga peranannya sebagai financial intermediary dapat berjalan dengan baik. Karena kegiatan manajemen dana bank meliputi perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian terhadap penghimpunan pengalokasian dana dari masyarakat. Proses pengelolaan dan penghimpunan dana-dana masyarakat kedalam bank serta pengalokasian dana-dana tersebut bagi kepentingan bank dan masyarakat pada umumnya, secara optimal melalui penggerakkan semua sumber daya yang tersedia demi mencapai tingkat rentabilitas yang memadai sesuai dengan batas ketentuan peraturan yang berlaku. Pada era perbankan modern saat ini sangat terkait erat dengan manajemen bank dimana manajemen aktiva -pasiva bank merupakan fokus utama dalam manajemen dana bank.
Meskipun suatu bank tidak dapat menentukan dan atau mengatur secara mutlak jumlah dana yang dapat dihimpun pada suatu tingkat yang dikehendaki, namun bank bagaimanapun dapat mempengaruhi jumlah dana yang dihimpun sampai pada tingkat tertentu. Menurut Dahlan Siamat (1993 : 99), dana bank dilihat dari sumbernya dapat dibedakan antara dana ektern yaitu dana yang dihimpun dari luar bank, dan dana intern yaitu dana yang dihimpun dari dalam bank itu sendiri. Sedangkan menurut Muchdarsyah Sinungan (1993 : 84), dana -dana bank yang digunakan sebagai alat bagi operasional suatu bank bersumber atau berasal dari dana-dana sebagai berikut :
A. Dana piha kesatu
Dana pihak kesatu adalah dana dari modal sendiri yang berasal dari para pemegang saham.
B. Dana pihak kedua
Dana pihak kedua adalah dana yang berupa pinjaman dari pihak luar.
C. Dana pihak ketiga
Dana pihak ketiga adalah dana yang berupa simpanan dari pihak masyarakat yaitu dalam bentuk giro, tabungan dan deposito.
II.    Model Strategi Manajemen Pemasaran Bank (a model for the strategic marketing management process)
Hal yang paling penting dalam manajemen pemasaran bank adalah bagaimana sebuah bank dapat memperlakukan nasabah baik baru maupun lama agar tetap eksis dan loyal terhadap bank tersebut. Maka untuk dapat memperlakukan nasabah tersebut perlu direncanakan suatu pemasaran yang baik, dimulai dari keramatamahan personil front office bank yang bersangkutan. Karena darisinilah loyalitas nasabah terhadap bank dibentuk, apabila nasabah tersebut dilayani sebaik mungkin maka sebaliknya ia akan merasa sangat nyaman karena sangat dihargai oleh bank tersebut.
Salah satu model strategi dalam Manajemen Pemasaran Bank adalah melakukan suatu Rencana Pemasaran (the marketing plan). Berikut beberapa analisa yang digunakan untuk suatu Rencana Pemasaran bagi bank :
A.      Self Analysis
Untuk membuat suatu rencana pemasaran yang sukses bagi bank, maka manajemen bank harus terlebih dahulu melihat dan menganalisa kekuatan dan kelemahan dari bank itu sendiri. Manajemen bank dapat menggunakan alat analisis SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, threats). Berikut hal-hal yang dapat dianalisis sehubungan dengan Self Analysis :
1.      Situasi Keuangan Bank (Financial Situation)
Untuk melakukan segala bentuk kegiatan perbankan, maka sebuah bank dituntut  untuk memiliki keuangan  yang memadai sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Situasi keuangan bank yang stabil akan dapat membuat bank tersebut melakukan berbagai perencanaan pemasaran produk bank dan sebaliknya apabila suatu bank memiliki situasi keuangan yang kurang baik, maka akan mengakibatkan adanya keterbatasan dalam pemasaran produk bank sehingga tujuan dari bank itu sendiri sulit untuk dicapai. Dengan kondisi keuangan yang memadai dan baik maka bank dapat menentukan sendiri arah dari kebijakan dan sasaran serta tujuan dari bank itu sendiri. Disamping itu bank juga harus mempunyai sumber dana untuk jangka pendek, menengah dan jangka panjang.
Oleh karena itu manajemen bank dituntut untuk dapat mengelola dana perbankan secara profesional dan baik, dimana manajemen dapat menggunakan  cara penempatan (alokasi) dana bank dengan mempertimbangkan sumber dana yang diperolehnya terdiri atas 2 (dua) pendekatan, yang mana kedua pendekatan tersebut masih banyak dipergunakan atau dipilih oleh manajemen bank, yaitu :
A. Pool of fund approach
Pool of fund approach adalah penempatan dana bank dengan tidak memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan sumber-sumber dana seperti sifat dana, jangka waktu dan tingkat harga perolehan sumber dana tersebut
B. Asset allocation approach
Asset allocation approach adalah penempatan dana ke berbagai aktiva dengan mencocokkan masing-masing sumber dana terhadap jenis alokasi dana yang sesuai dengan sifat dana, jangka waktu dan tingkat harga perolehan sumber dana tersebut
1.      Segmentasi Pasar, Penguasaan Pasar dan Posisi dipasar (Market share & Position)
Apabila suatu bank mempunyai situasi keuangan yang baik maka bank tersebut akan lebih mudah untuk menentukan segmentasi pasar, penguasaaan pasar dan posisi dipasar yang mana akan dimasuki oleh bank sesuai dengan arah kebijakan manajemen bank itu sendiri. Bank yang memasarkan produk ke pasar konsumen dan pasar bisnis, dapat dilihat bahwa bank tidak dapat menarik semua nasabah di pasar tersebut. Hal ini disebabkan : nasabah terlalu banyak, nasabah tersebar luas, nasabah mempunyai kebutuhan dan kebiasaan yang bervariasi. Oleh karena itu manajemen bank harus mempunyai suatu perencanaan pemasaran yang baik, hal ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi segmen pasar yang paling menarik yang dapat dilayani secara efektif, daripada harus bersaing di semua segmen. Berikut tahap-tahap pemasaran yang terarah :
A. Segmentasi pasar
Membagi pasar menjadi kelompok nasabah yang terbedakan dengan kebutuhan, karakteristik atau tingkah laku yang berbada yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang terpisah. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa segmentasi pasar adalah proses membagi sebuah pasar ke segmen-segmen atau kelompok-kelompok yang bermakna, relatif sama dan dapat diindentifikasikan. Contohnya PT. Bank Ekspor Indonesia mempunyai segmentasi pasar khusus untuk perusahaan (corporate) yang bergerak dibidang ekspor dan impor.
Manfaat dari segmentasi pasar adalah bank berada dalam posisi yang lebih baik untuk memilih kesempatan- kesempatan pemasaran. Bank dapat menggunakan pengetahuannya terhadap respon pemasaran yang berbeda-beda, sehingga dapat mengalokasikan anggarannya secara lebih tepat pada berbagai segmen. Bank dapat mengatur produk lebih baik dan daya tarik pemasarannya.
Dasar-dasar dalam penetapan Segmentasi Pasar yang dilakukan oleh bank harus memperhatikan faktor seperti variabel geografi (wilayah, ukuran daerah, ukuran kota, dan kepadatan iklim), Variabel demografi (umur, keluarga, siklus hidup, pendapatan, pendidikan, dll), Variabel psikologis (kelas sosial, gaya hidup, dan kepribadian) dan Variabel perilaku nasabah (manfaat yang dicari, status pemakai, tingkat pemakaian, status kesetiaan dan sikap pada produk).
2. Penguasaan Pasar (Market Share)
Proses mengevaluasi daya tarik setiap segmen pasar dan memilih satu atau beberapa untuk dimasuki. Dengan kata lain bank dapat memiliki market share yang kuat di pasar yang telah dipilih. Dengan kata lain bahwa market share  adalah bagian pasar yang dikuasai oleh bank, yang besarnya ditentukan oleh effort share atau merupakan presentase dari volume penjualan produk kepada nasabah.
3. Memposisikan pasar
Memposisikan produk bank dalam pasar bertujuan untuk mengatur agar suatu produk menduduki tempat yang jelas, berbeda dan dikehendaki relatif terhadap produk pesaing di benak konsumen yang menjadi sasaran. Artinya disini bank telah bisa memposisikan dirinya didalam pasar dari keseluruhan pesaing (competitor), sehingga bank hanya perlu untuk melakukan inovasi terhadap produk yang ditawarkan agar bank mempunyai posisi dipasar yang lebih kuat lagi. Berdasarkan keterangan diatas dapat dibentuk chart seperti dibawah ini :
Oleh karena itu bank dalam memposisikan produknya perlu untuk melakukan pengembangan didalam bauran pemasaran untuk mempengaruhi keseluruhan persepsi nasabah potensial terhadap merek, lini produk, atau bank secara umum.
1.      Strategi & Taktik Pemasaran Yang Efesien
Disamping bank telah melakukan analisa situasi keuangan, segmentasi pasar, penguasaaan pasar dan posisi dipasar, bank juga perlu melakukan suatu strategi dan taktik pemasaran yang efisien. Artinya disini manajemen bank dalam menetapkan rencana pemasarannya harus mampu menjalankan kebijakan yang telah ditentukan sebelumnya agar pemasaran bank (penyampaian informasi produk bank kepada nasabah) dapat dilakukan secara efesien tepat pada sasarannya.
Oleh karena sudah menjadi keharusan bagi bank untuk melaksanakan promosi dengan strategi yang tepat agar dapat memenuhi sasaran yang efektif. Dimana promosi menjadi salah satu alat informasi yang tepat bagi bank untuk menyampaikan produknya kepada nasabah. Disamping itu strategi pemasaran efesien yang diterapkan harus ditinjau dan dikembangkan sesuai dengan perkembangan pasar dan lingkungan pasar tersebut. Dengan demikian strategi pemasaran yang efesien tersebut juga harus dapat memberikan gambaran yang jelas dan terarah tentang apa yang dilakukan oleh bank dalam menggunakan setiap kesempatan atau paduan pada beberapa sasaran pasar.
B. Analisa SWOT (Strenghts, Weaknesses, Opportunities, Threats)
Kekuatan tanpa sebuah kesempatan bagaikan sebuah pesawat terbang tanpa cuaca yang baik. Pesawat itu akan beresiko akan terbang. Dengan demikian, untuk menjamin keberhasilan pemasaran, kemampuan perusahaan harus cocok dengan kesempatan pasar yang ada. Dan disinilah peranan analisis swot.
Analisis SWOT yang efektif harus bertujuan meraih pemasaran strategis yang cocok dengan lingkungan internal dan eksternal. Implementasi strategi pemasaran yang berhasil harus didukung kemampuan internal perusahaan, sumber daya, struktur organisasi, kebijakan dan prosedur operasional yang cukup baik. Cara melakukan analisis SWOT yang efektif yaitu mulailah dengan mengidentifikasi kesempatan yang di luar sana. Kemudian, lanjutkan dengan mengidentifikasi ancaman. Setelah itu, anda bisa bergerak maju untuk memilih kekuatan dan kelemahan yang benar – benar berarti.
Jadi dengan telah dilakukannya Self Analisis (Situasi Keuangan, Segmentasi Pasar, Penguasaan Pasar, Posisi dipasar dan strategi pemasaran yang efisien) akan dapat membuat manajemen pemasaran bank berjalan sesuai dengan tujuan apalagi didukung dengan analisa SWOT yang kuat.
0 komentar

Tanggal dan Waktu

Statistik

free counters
MANAJEMEN-IT ENGINERING

Another Templates


ShoutMix chat widget

Time is a Money

IP

Smadav

smadav antivirus indonesia